BJM FT UTU Lakukan Bechmarking ke LP3M USK Banda Aceh
  • UTU News
  • 15. 08. 2022
  • 0
  • 677

MEULABOH - UTU | Tim Jaminan Mutu, Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar melakukan studi banding atau bechmarking ke Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, 15 Agustus 2022.

Adapun Delegasi tim jaminan mutu FT UTU adalah Inseun Yuri Salena selaku Wakil Dekan 2 Fakultas Teknik, Cut Suciatina Silvia, Meylis Safriani, Rita Hartati, Masykur, Teuku Farizal, Abdiel Khalil dan Andriani Putri.

Ketua LP3M USK Prof. Dr. Adlim, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan terimakasih karena telah memilih USK sebagai tempat benchmarking dan ucapan selamat datang.

Dijelaskannya LP3M USK sudah sering dikunjungi oleh kampus-kampus di Indonesia untuk bersilaturrahmi dalam rangka peningkatan mutu. "Siklus yang paling penting dalam penjaminan mutu adalah PPEPP,  yaitu perncanaan yang harus matang, pelaksanaannya harus jelas, setelah pelaksanaan maka dilakukan evaluasi, setelah di evaluasi di serahkan ke pimpinan, kemudian pimpinan melakukan tindak lanjut terhadap hasil evaluasi dan terakhir dilakukan dilakukan perbaikan," jelas Prof Adlim

Sementara itu, Wakil Dekan II FT Teknik UTU, Inseun Yuri Salena, MT menjelaskan tujuan studi banding tim jaminan mutu FT UTU ke LP3M USK yaitu untuk menambah wawasan dan pengetahuan terutama mengenai proses jaminan mutu yang perlu dilakukan baik di tingkat fakultas maupun tingkat prodi.

Tim jaminan FT UTU ingin sama-sama belajar meningkatkan mutu. Mutu fakultas dan prodi tidak terlepas untuk meningkatkan nilai akreditasi yang lebih baik. Proses ini akan dipelajari oleh tim jaminan mutu dari FT UTU di LP3M USK mengingat prodi di USK sudah banyak yang mendapat nilai akreditasi A.

"Kita ingin belajar dalam proses penyusunan dokumen  jaminan mutu untuk akreditasi. Selama ini siklus yang sudah berjalan di FT UTU adalah Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi sedangkan untuk pengendalian dan tindak lanjut  belum terlaksana secara maksimal," jelas Inseun Yuri Salena

Cut Suciatina Silvia selaku SPMF FT UTU menambahkan bahwa saat ini akan ada 2 (dua) prodi yang akan diakreditasi dalam waktu dekat melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (Lam Teknik). 

"Proses yang berjalan sampai saat ini hanya sebatas monitoring dan evaluasi saja, namun belum mengendalikan dan menindaklanjuti hasil evaluasi bidang pendidikan, penelitian maupun bidang pengabdian masyarakat. Sehingga siklus PPEPP dirasa belum  maksimal dilaksanakan," jelas Cut Suciatina

Kemudian Ketua PAMIT (Pusat Audit Mutu Internal Terintegrasi) USK Nurlaili, S.Pd.,M.Pd mempresentasikan terkait dengan proses pelaksanaa Audit Mutu Internal (AMI). Dalam presentasinya Nurlaili mengatakan bahwa yang terpenting dalam proses akreditasi adalah dokumen terusun dengan baik dan rapi.

"Sistem penjaminan mutu di USK sudah berbasis website dan link, sehingga semua dokumen dan pelaporan dapat diakses setiap waktu melalui web pusat data USK," Jelasnya. Tujuan dari audit internal bukan untuk memojokkan tapi untuk memperbaiki proses pelaksanaan kegiatan berbasis siklus PPEPP di prodi sambungnya. lanjutnya 

Sekretaris LP3M USK Prof. Dr. Ir. Suhendrayatna, M.Eng dalam persentasinya memaparkan tekait kegiatan Unggulan Internal dan Eksternal LP3M USK. Mengenai proses pelaksanaan siklus PPEPP memang harus dikaji dr semua dokumen standar mutu yang ditetapkan. Apakah standar tersebut sudah sesuai standar yang ditetapkan SN Dikti, apakah melampaui SN Dikti, apakah belum memenuhi dan lainnya, sehingga evaluasi ini sebagai bagian pengendalian dari setiap standar, imbuhnya. Kegiatan  ini berakhir dengan sesi diskusi. (HUMAS UTU).

Komentar :

Lainnya :