Camat di Aceh Jaya Apresiasi KKN Mahasiswa UTU Cegah  Stunting
  • UTU News
  • 16. 08. 2022
  • 0
  • 663

MEULABOH, UTU - Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar sosialisasi pencegahan stunting dan pemberian gizi anak, di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Gampong Glee Subak, Kemukiman Laguen, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya,  Senin, 15 Agustus 2022. “Camat Setia Bakti, Teuku Arief Alfian, ST, mengapresiasi sosialisasi pencegahan stunting dan pemberian gizi anak yang dilakukan oleh mahasiswa UTU”.

Sosialisasi dihadiri Camat Setia Bakti, Teuku Arief Alfian, ST, Ketua TP PKK Kecamatan Setia Bakti, Keuchik Gampong Glee Subak, Mukhzi, Ketua TP PKK Gampong Glee Subak, Sekretaris Gampong, Hakimi, para petugas kesehatan Puskesmas Kecamatan Setia Bakti, para kader Posyandu, serta masyarakat gampong dan ibu hamil dan ibu yang memiliki balita.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Said Fadhlain, S. IP., M.A menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini merupakan program utama dari berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung selama sebulan penuh, sejak 22 Juli s.d 22 Agustus 2022. Sebagaima tema yang diusung KKN PPM UTU tahun 2022 di Kabupaten Aceh Jaya, yaitu, “Mewujudkan Kemandirian Keluarga Untuk Pencegahan Stunting Berbasis Agro and Marine Industry” dapat diketahui bersama bahwa fenomena stunting saat ini dapat terjadi dimana saja, kapan saja bahkan kepada keluarga siapa saja dengan tidak melihat lagi status sosial ekonominya.

Menurut Said Fadhlain,  ada beberapa faktor yang melatarinya, selain tingkat pendapatan ekonomi  keluarga yang rendah, kurangnya edukasi informasi tentang gizi atau nutrisi yang perlu di berikan para ibu hamil kepada bayi atau balita, serta perilaku pragmatis dikalangan ibu hamil. Hal ini menjadikan penyebab terjadinya stunting.  

Said Fadhlain yang juga Dosen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UTU memberikan pemahaman, sejatinya stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang menyebabkan anak memiliki postur tubuh yang pendek atau jauh dibawah rata-rata normal usia anak lainnya. Kondisi ini terjadi jauh hari sebelumnya, yaitu saat bayi tersebut masih dalam kandungan ibu, dimana akibat kurangnya asupan gizi yang diterima sang bayi saat kehamilan ibu. Akibatnya, gizi yang didapatkan oleh anak yang berada di dalam kandungan tidak mencukupi. Kekurangan gizi dapat menghambat pertumbuhan bayi dan terus berlanjut setelah kelahiran, hingga usia anak-anak.  

Berdasarkan fenomena tersebut, Said Fadhlain selaku DPL bersama adik-adik mahasiswa KKN PPM UTU 2022, khsusunya di kecamatan Setia Bakti, selain melaksanakan kegiatan edukasi informasi pencegahan stunting dan pemberian makanan bergizi pada balita, juga telah melakukan program penunjang serta program tambahan.

Menjelang berakhirnya pelaksanaan KKN PPM UTU 2022, yang tinggal seminggu lagi, telah dilakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) KKN PPM UTU oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat, Ir Rusydi Faizin, M. Si, bersama-sama DPL dan adik-adik mahasiswa KKN meninjau langsung pemanfaatan halaman keluarga untuk lahan  penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga), berupa kunyit, jahe, cabe rawit, sayur mayur serta tanaman palawija lainnya.Hasilnya sangat menggembirakan. Tanaman tersebut telah tumbuh dengan baik dan nantinya siap dipanen oleh masing-masing keluaraga.  

Ketua Kelompok KKN PPM UTU Gampong Glee Subak, Aiyub Fadhila Ramadhan mengatakan, kegiatan ini berlangsung pukul 09.00 s/d 12.00 Wib. Sasaran kegiatan adalah para ibu, khsuusnya, ibu hamil, serta ibu yang memiliki balita. Adapun materinya berupa penyampaian edukasi informasi tentang cara pencegahan sejak dini, apa itu stunting, penyebab terjadinya, serta solusi pencegahan dan penanganan agar para bayi dan balita terhindar dari stunting.

Selain itu juga dilakukan pemeriksaan medis berupa pengukuran dan timbang berat badan bayi dan balita, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) atau gizi anak, yaitu bubur makanan untuk bayi, sayur-sayuran, lauk pauk serta buah-buahan. Pemberian souvenir berupa balon bergambar yang disukai para balita.

Sementara itu, Camat Setia Bakti, Teuku Arief Alfian ST, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada adik-adik mahasiswa KKN PPM UTU atas kesuksesan terlaksananya kegiatan tersebut. Hal ini tercermin dari antusiasnya masyarakat khususnya para ibu, ibu hamil, serta ibu bersama balitanya untuk hadir di Posyandu, Keuchik dan aparatur gampong, ibu-ibu TP PKK, kader Posyandu, serta tenaga medis Puskesmas.

Kegiatan sosialisasi ini benar-benar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Untuk diketahui Pemkab Aceh Jaya memiliki konsern yang tinggi dalam upaya menangani sekaligus mencegah fenomena stunting, khususnya di Kecamatan Setia Bakti. “Apa yang telah dilakukan  adik-adik mahasiswa KKN UTU, memberikan magnet tersendiri bagi kami bersama masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dampak stunting, sebagai langkah nyata untuk terus menerus menurunkan angka stunting di Kabupaten Aceh Jaya, khususnya di Gampong Glee Subak”, ujar Teuku Arief Alfian. (***)

Lainnya :