Ishak Hasan Sumbang Buku Karya Pribadinya Kepada Perpustakaan UTU
  • UTU News
  • 30. 08. 2019
  • 0
  • 2838

MEULABOH – Dr. Ishak Hasan, M.Si, Dosen Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang sekarang  ditugaskan menjadi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Teuku Umar (UTU) telah menulis beberapa buku dan karya tulis pribadi lainnya selama menjadi dosen hingga sekarang.  Selain itu, Ishak Hasan juga telah banyak menulis artikel pada berbagai media terutama pada Harian Serambi Indonesia, Atjeh Post, Harian Perintis yang terbit di Jakarta.

Tidak hanya buku, Ishak Hasan telah banyak menghasilkan karya ilmiah penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang ilmu yang ditekuninya dan telah dipublikasi pada beberapa jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Kementerian KUKM-RI yang terakreditasi LIPI dan jurnal ilmiah lainnya.  

Buku karangan Ishak Hasan yang terbit dan telah beredar secara luas kepada mahasiswa dan masyarakat, sebagain diserahkan kepada Perpustakaan Universitas Teuku Umar (UTU), yang diterima langsung Kepala Perpustakaan UTU, Najamuddin, SE.,M.Si, Kamis 29 Agustus 2019.

“Saya bangga dan sangat senang menerima  sumbangan buku karya Pak Ishak Hasan, untuk kemajuan Perpustakaan UTU dan saya sangat yakin, mahasiswa UTU akan membaca dan mempelajarinya sebagai buku referensi  karena buku-buku Pak Ishak Hasan ini berkenaan dengan mata kuliah pada program studi yang ada di UTU ini”, ujar Najamuddin.

Najamudin menjelaskan, buku karya Ishak Hasan yang diserahkan untuk menjadi perbendaharaan Perpustakaan UTU adalah Wirausaha Akar Rumput, Boh Manok Medan dan Kopi Ulee Kareng dan  Koperasi, Usaha Kecil Mikro Bersama, Membantu dan Memakmurkan. Dalam kesempatan itu, selain menyerahkan buku karangan pribadi, Ishak Hasan  juga menghadiahkan sekitar 50 buku dengan judul yang berbeda kepada Perpustakaan UTU.

Saat menyerahkan buku, Ishak Hasan berharap dengan membaca buku, baik buku karangan dirinya dan karangan yang lain menambah wawasan dan membuka cakrawala para mahasiswa ke depan. “Saya juga berharap semoga koleksi judul buku di Pustaka UTU terus bertambah dari waktu ke waktu. Dan  perlu partisipasi berbagai pihak termasuk dari pihak swasta”, ujar Ishak Hasan mengharapkan.

Dalam kesempatan itu, Ishak Hasan mengatakan,  Pustaka UTU perlu terus berbenah dalam bidang layanan, fasilitas pendukung dalam rangka mencapai akreditasi terbaik menuju Pustaka berkelas internasional. Selain itu Pustaka UTU juga harus menjadi sumber inspirasi dan referensi guna mendukung pencapaian Visi dan Misi, Agro dan Marin Industri. Karena itu buku-buku dan sumber bacaan harus lebih diperbanyak bidang ilmu yg mendukung visi misi tersebut.

Ishak Hasan adalah putra terbaik  kelahiran Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, tepatnya di Desa Cot Mane, 22 Juni 1964. Dari beberapa jabatan pada posisi karir yang pernah dipercayakan kepada dirinya, Ishak Hasan juga pernah menjabat Ketua Program Studi Pendidikan Dunia Usaha FKIP Universitas Serambi Mekkah (1994-1998), dan Ishak Hasan pernah dipercaya sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Almuslim Bireuen Aceh (2004-2008) dan merangkap sebagai Penjabat Dekan Fakultas Ekonomi pada universitas yang sama  (Almuslim Bireuen 2004-2005).  Pada tahun 2006 pernah bekerja sebagai Konsultan Pendidikan pada BRR Distrik Aceh Jaya di Calang. Pada tahun 2006-2009, Ishak Hasan  dipercaya menjadi Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim. Ishak Hasan pernah diangkat sebagai Konsultan Analisis Jabatan pada Pemerintah Aceh 2008. Pada tahun 2010-2013, Ishak Hasan bekerja sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan pada FISIP Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Selain itu, Ishak Hasan juga mengajar pada Program Pascasarjana Universitas Terbuka, mengajar pada Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan juga membimbing mahasiswa Program S3 pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.

Najamuddin menjelaskan, mahasiswa yang mengunjungi perpustakaan mencapai 70 orang lebih dalam satu hari. “Sekarang minat baca mahasiswa lebih meningkat dibandingkan angkatan sebelumnya. Dan pustaka UTU ada wifi dengan bend wide, yang cukup lumayan dan mahasiswa bebas  mengakses internet dan jurnal Internasional dan Pustaka UTU sudah menjalin kerja sama dengan Perpusnas RI”, ujar Najamuddin. (***)

Lainnya :